Selasa, 02 Juni 2020

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Keluarga Tercinta

Kenangan Ramadan dan Lebaran 2020

Bagaimana cerita Ramadan dan Lebaran 2020 ini Moms? Pasti memiliki kenangan yang berbeda dari pada tahun - tahun sebelumnya ya. Sebulan penuh beribadah di rumah, tidak dapat melakukan tradisi Ramadan seperti tahun - tahun sebelumnya. Tidak ada tarawih berjamaah di Masjid, tadarus di Masjid, serta bukber (buka bersama) teman - teman yang setiap tahun biasanya selalu dibicarakan, temu kangen bersama alumni - alumni.

Belum lagi saat menjelang lebaran yang paling sedih adalah tidak bisa mudik ke rumah orang tua dan keluarga di kampung halaman. Melewati kemeriahan malam takbiran, membantu keluarga memasak hidangan lebaran, sholat Ied, sungkeman dan tradisi - tradisi lainnya yang sejak kecil tidak pernah terlewatkan dari dulu hingga saat ini. Dan itu merupakan momen yang sangat dinanti - nanti, karena pulang kampung saat lebaran merupakan hal yang sangat dirindukan setiap orang.

Meskipun tahun ini kita harus melewati masa - masa sulit (pandemik Covid19), kita tetap harus bersyukur karena telah diberi kesehatan sehingga bisa bertemu dengan Puasa Ramadan  dan Lebaran tahun ini. Alhamdulillah MUI juga mengeluarkan fatwa bolehnya beribadah di rumah selama masa pandemik.

Selama beribadah di rumah, kami sekeluarga tetap menjaga kesehatan agar dapat beribadah dengan lancar. Salah satu yang terpenting adalah kesehatan gigi. Apalagi selama masa pandemik, Kakak Kifta (anak sulungku) pernah mengeluh giginya sakit karena berlubang. Karena sangat berbahaya untuk pergi berobat ke klinik ataupun ke Poli Gigi Rumah Sakit, akhirnya kami memutuskan untuk tidak membawa Kakak berobat. Karena hal ini, akhirnya aku harus lebih ekstra merawat giginya agar tidak kotor. 

Penyebab Gigi Berlubang

Hampir seluruh bagian depan atas gigi Kakak Kifta rusak, ini merupakan kelalaianku dari umurnya satu tahun. Aku terlalu membebaskan Kifta makan makanan dan minuman yang manis tanpa ada perawatan lebih. Terkadang bablas tidur malam tanpa sikat gigi terlebih dahulu setelah minum sufor. Akhirnya giginya pun karies terutama gigi atas bagian depan. Dan sekarang ke gigi graham atasnya pun ikut berlubang 😔

Kalau diingat waktu dia ngeluh sakit ngomong gini, "Ummi, gigi kakak sakit sekali", aku cuma bisa menjawab, "Maaf ya kak, di luar ada virus berbahaya, insyaAllah kalau situasi sudah aman kita berobat ya ke dokter ya Nak". Dan saat melihat kondisi giginya, ternyata lubangnya memnag sudah mulai agak dalam, harus ditambal. Hiksss, rasanya ga tega melihat anak menahan kesakitan. Solusinya, sekarang aku lebih ekstra menjaga kebersihan gigi Kifta, harus benar - benar ekstra! Setelah makan apapun, aku selalu menyuruh dan menemaninya sikat gigi.

Hampir semua orang ya pernah mengalami sakit gigi yang disebabkan gigi berlubang. Fyi nih Moms, 92% dialami oleh anak - anak dan 88% dialami oleh orang dewasa. Ini lah kenapa pentingnya kita harus selalu kontrol kesehatan gigi per 6 bulan ke dokter gigi.


penyebab-gigi-berlubang


Apa saja penyebabnya? Mungkin banyak di antara kita yang tidak sadar, kalau selama ini memiliki pola makan yang salah (termasuk aku sendiri 😝). Jadi, ternyata ini beberapa penyebab gigi berlubang :
  1. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan maupun minuman yang asam atau manis.
  2. Penggunaan rutin obat - obatan, suplemen, vitamin, dan obat herbal yang mengandung gula.
  3. Jarang menyikat atau membersihkan gigi.
  4. Tidak menggunakan pasta gigi yang menggunakan fluoride.

Manfaat Fluoride

Fluoride? Fluoride adalah jenis mineral mikro yang terdapat pada gigi dan tulang. Mineral ini juga ditemukan di alam seperti di tanah, air, tumbuhan, bebatuan, bahkan udara. Fluoride dikenal sebagai kandungan yang digunakan dalam kesehatan gigi. Mineral ini dapat membantu menguatkan enamel, yang merupakan lapisan paling luar dari gigi kita. (source : www.sehatq.com)

Lalu, darimana kita bisa mendapatkan Fluoride ini? Tenang Moms, ternyata Fluoride merupakan salah satu kandungan yang ada di Siwak! Masya Allah.


siwak


Siwak atau Miswak adalah batang atau ranting dari pohon arak (Salvador Persica). Pohon yang termasuk dalam ketegori semak belukar ini banyak ditemui di wilayah Timur Tengah. Ada banyak kandungan alami di dalam siwak yang diyakini mampu menjaga kesehatan gigi dan mulut, di antaranya alkaloid, silika, sodium bikarbonat, chloride, dan fluoride. Di samping itu, siwak juga mengandung bahan alami lain, seperti vitamin C, kalsium, sulfur, essential oil, dan tannin.

Sebelum mengenal sikat dan pasta gigi, orang-orang zaman dulu sudah menggunakan siwak untuk menjaga kerbersihan gigi dan mulutnya. Meski sudah tak banyak digunakan, nyatanya siwak memang memiliki beragam manfaat yang sayang untuk dilewatkan. Akupun juga pernah membeli Siwak yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad s.a.w ini 😍

Nah Moms, di era modern ini siwak sudah dikemas ke dalam pasta gigi lho, salah satunya Sasha Pasta Gigi Pencegah Gigi Berlubang Pasta Gigi Keluara Muslim. Pelopor pasta gigi mengandung siwak pertama di Indonesia. Dan sudah menjadi pilihan hampir seluruh keluarga muslim saat ini. Sudah memiliki Sertifikat HALAL, Tidak Mengandung Alkohol dan bahan yang berasal dari Hewani.



sasha-pencegah-gigi-berlubang



Sasha selalu mengutamakan kandungan bahan pembuatannya agar memenuhi standar syariat. Produk Syariah adalah produk yang tidak mengandung bahan - bahan yang haram menurut syariat, bersih, dan suci. Menggunakan produk syariah bisa meningkatkan ketaqwaan karena Nabi Muhammad S.A.W menganjurkan untuk menggunakan sesuatu yang halal dan menghindari hal - hal yang belum jelas kehalalannya. Seperti yang aku jelaskan di atas bahwa Siwak ini merupakan salah satu bahan dari Produk Syariah 😍

Jadi gimana? Yuk pindah ke produk yang pasti - pasti aja, mari kita support produk - produk HALAL sesuai syariah. Harga? Tenang, harganya masih ramah di kantong 😉



sasha-pencegah-gigi-berlubang

Sasha Pencegah Gigi Berlubang ini bisa didapatkan di swalayan, dragstore terdekat. Selama pandemi, Moms juga bisa membelinya di beberapa Ecommers seperti Lazada, Shopee, maupun link resmi Kino di bawah ini,




Kami juga sudah sebulan ini beralih ke Sasha merah ini, sebelumnya pakai yang warna coklat. 



sasha-pencegah-gigi-berlubang
Keluarga Sasha


Semenjak sakit gigi pun kakak Kifta belajar pakai Pasta Gigi Sasha Pencegah Gigi Berlubang ini. Respon awalnya si Kakak kaget karena odolnya terasa agak pedas (mint), wkwkkw. Tapi lama - kelamaan terbiasa "segarrrrrrr", katanya. Hihihiiii. Kecuali Adek, yang belum kuat sama sensasi mintnya. 😋

sasha-pencegah-gigi-berlubang
Kifta pakai pasta gigi Sasha Pencegah Gigi Berlubang

Alhamdulillah, semenjak Kifta move ke odol ini, keluhan sakit giginya pun berkurang. Insya Allah, after pandemi, kita secepatnya ke dokter gigi ya nak 😍

For more information mengenai pasta gigi ini, Moms bisa cek link di bawah ini yah,

Instagram : @sashaindonesia (klik)
Facebook : Sasha-Pancaran-Aura-Islami (klik)







2 komentar:

  1. Aku setuju pasta gigi Sasha yang ini enak dipakainya... Belum pernah nyobain dua varian lainnya, sih. Tapi yang jelas yang ini lembut kerasa mint-nya, enggak terlalu pedes. Kalau kakak Kifta karena masih kecil juga kali ya, jadi lebih kerasa mint-nya hehehe.

    BalasHapus
  2. Aku pun hijrah ke pasta gigi Sasha ini. Karena harganya terjangkau

    BalasHapus

Postingan Populer