Jumat, 04 Oktober 2019

Milna Nature Delight, Cara Mudah Makan Buah Zaman Now

Oktober 04, 2019 0
Assalamu'alaikum.

Rasanya senang sekali ya ketika si Kecil akan memasuki fase MPASI. Dan ini merupakan momen yang paling ditunggu - tunggu oleh setiap Mama. Dari mempersiapkan perintilannya (alat - alat masak) hingga membeli bahan - bahan yang akan diolah. Tapiiii, apakah kita akan se-semangat ini selalu saat mengaplikasikannya selama menjalani masa MPASI? Pasti naik turun yaaa.. Ada baiknya baca hal di bawah ini sebagai mood booster ketika semangat itu sedang turun 😊

Optimalkan Pertumbuhan dan Kecerdasan Si Kecil dengan MPASI Sehat

1. Gunakan Peralatan Seadanya Saja

Fase MPASI merupakan fase yang selalu dinanti-nanti para Mama, pastinya sebelum masuk fase ini Mama - mama sibuk mempersiapkan membeli perlengkapan yang unyu - unyuu, ya kan? 😆 Untungnya kali ini saya tidak mudah tergiur dan tidak seheboh ketika anak pertama. Banyak belajar dari yang lalu, karena tak semuanya peralatan MPASI itu harus dibeli! Justru lebih baik dengan menyiapkan alat seadanya (tradisional), jadi hemat pengeluaran, hemat listrik dan hasil masakannyapun jauh lebih sehat. Pastikan, siapkan alat - alat yang digunakan diperuntukkan khusus untuk mengolah MPASI si Kecil ya Moms, pemakaiannya tidak boleh dicampur dengan yang lain. 

2. Membeli Buku Panduan Mengenai MPASI dengan Gizi Seimbang

Usia bayi hingga 2 tahun merupakan fase periode emas, yaitu periode dimana terjadi puncak pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan otak yang sangat pesat. Kehilangan momen ini tidak bisa diperbaiki pada usia berikutnya, karena ini bersifat permanen. Akibat jangka panjangnya adalah stunting (pendek), kemampuan kognitif rendah, dan beresiko tinggi menderita penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes, obesitas, penyakit jantung koroner, dan stroke) yaitu suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Oleh karena itu kita harus total mendampingi si Kecil di saat fase ini. Dan yang menjadi faktor terpenting selain stimulasi untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan otak adalag GIZI. 

Berbicara soal Gizi, berarti berbicara soal makanan. Kita harus mempersiapkan gizi yang tepat dan seimbang. Sebelumnya saya pun tidak banyak tahu tentang kandungan gizi pada berbagai jenis makanan dengan spesifik apalagi mengenai kandungan mikronutrien yang ada di dalamnya. Oleh karena itu saya juga membeli beberapa buku MPASI saat sebelum masuk ke fase ini. Ada yang sudah ada ketika saat Kakak MPASI dulu, dan ada juga yang baru saya beli saat adek akan menginjakkan usia MPASI. Dari sinilah saya banyak mendapatkan ilmu mengenai Gizi, sangat terbantu untuk memadupadankan makanan dalam hidangan sehari - hari untuk si Kecil.

3. Ketahui Perbedaan Gizi untuk Pertumbuhan dan Gizi untuk Kecerdasan

Faktor gizi berperan besar dalam menentukan keberhasilan periode emas ini. Perlu diketahui bahwa ada perbedaan mengenai Gizi ini, dan kesimpulan yang saya dapatkan dari beberapa buku MPASI yaitu ada dua macam gizi ;

A. Gizi untuk Pertumbuhan

Yang dimaksud pertumbuhan adalah yang terkait dengan perubahan yang terjadi dalam ukuran, jumlah, besar, tingkat fungsi sel, organ maupun jaringan yang dinyatakan dalam satuan ukuran berat (gram / kilogram), panjang (centimeter / meter), umur tulang, serta keseimbangan metabolisme tubuh.

Zat gizi yang paling berperan untuk pertumbuhan adalah Protein dan Zink. Protein digunakan untuk membentuk sel. Kualitas protein ini dipengaruhi oleh keseimbangan asam amino esensial. Sedangkan Zink merupakan komponen untuk mempertahankan kelangsungan proses metabolisme, menstabilkan struktur membran sel, dan mengaktifkan hormon pertumbuhan.

Bahan makanan sumber protein berkualitas tinggi adalah ikan, udang, ayam, daging, telur, tempe dan susu. Sedangkan kacang - kacangan mempunyai komposisi asam amino esensial kurang lengkap namun jika dikonsumsi secara beraneka ragam maka dapat memberikan protein yang berkualitas.

B. Gizi untuk Kecerdasan

Anak dilahirkan dengan 10 miliar neuron (sel saraf) di otaknya. Dua tahun pertama sejak lahir merupakan periode miliaran sel glial terus bertambah untuk memupuk Neuron. Zat gizi yang berperan untuk kecerdasan otak adalah Karbohirat (Glukosa), Lemak (asam lemak esensial), Protein, Zink, Zat Besi, dan Vitamin B12

4. Tentukan Pola Makan si Kecil dan Jenis Makanannya

Pola makan mencakup tiga hal, yaitu jenis, jumlah dan jadwal.  Tujuan pemberian MPASI adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari Air Susu Ibu (ASI). Pemberian MPASI ini dimulai dari usia 6 bulan hingga 24 bulan. Pemberiannya pun secara bertahap dari makanan lumat (pure), makanan lembik, dan makanan keluarga).

Jenis bahan makanan untuk MPASI harus beraneka ragam dan mengutamakan pemberian jenis makanan yang mengandung zat gizi yang diperlukan untuk optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan si Kecil.


Cara Praktis (Anti Repot) Mempersiapkan Makanan si Kecil

Ketika masih bayi (6 bulan) adalah saat yang tepat untuk mengenalkan berbagai variasi makanan kepada si Kecil. Semakin banyak variasi yang dikenalkan, maka akan semakin tercukupi kebutuhan gizinya dan semakin kecil risiko anak akan memilih dan menolak makanan pada usia pertumbuhan berikutnya. 😍

Nah, kalau mempersiapkan segalanya di saat kita ingin pakai, rasanya repot sekali ya Moms. Saya punya beberapa Tips dan Trik nih yang selama ini sudah saya jalankan dan semoga bisa membantu Moms yang sedang kerepotan di rumah, terutama untuk Ibu pekerja. Semangat terus ya Mama Hebatttt 😘

  1. Pertama kali siapkan wadah - wadah yang berukuran keciluntuk meletakkan berbagai bahan makanan yang telah siap untuk diolah lebih lanjut.
  2. Siapkan Air Kaldu. Air kaldu akan sering digunakan dalam hidangan makanan si Kecil. Air Kaldu ini mempunyai masa simpan lama. Jadi, saya biasanya mempersiapkan satu kali seminggu. Bisa dikira berapa banyak yang kita butuhkan selama seminggu.
  3. Saos Tomat Olahan Sendiri. Cara jitu untuk penambah rasa alami pada MPASI. Ini juga tahan lama urang lebih sekitar seminggu.
  4. Siapkan makanan si Kecil pada malam harinya. Yang harus dipersiapkan adalah menu 1 haru yaitu 3 kali makanan utama dan 2 /3 kali untuk makanan selingan.
  5. Membekukan makanan. Cara ini dapat menghemat waktu. Makanan yang dibekukan adalah makanan yang melalui proses pematangan seperti buah. Hal ini dapat menghemat waktu, dan menjadi solusi untuk menghemat bahan. Sehingga buah - buahan akan awet jika dibekukan.
  6. Sediakan selalu "Milna Nature Delight" . Tidak selamanya ada buah segar di pasar atau pun di Supermarket. Terkadang yang kita inginkan stoknya malah sedang kosong. Nah, khawatir kekurangan serat, Milna Nature Delight ini menjadi andalan saya sejak tahun lalu karena tidak mau repot - repot harus membeli beraneka macam buah. Terutama saat travelling.

Milna Nature Delight selalu dibawa kemana - mana

Sebelumnya Milna sudah menjadi sahabat saya sejak tahun 2016 di masa MPASI Kakak Kifta. Dan kenal Milna Nature Delight ini sejak tahun 2017. Semenjak itu, hampir setiap bulannya selalu saya stock di rumah karena saya selalu belanja susu anak - anak di Kalcare. Yappp, kami sekeluarga memang sudah cocok dengan produk - produk Kalbe. Jadi, biar belanja hemat, saya selalu membeli produk Kalbe di Kalcare, selain sambil ngumpulin poin reward yang bisa ditukarkan dengan mainan anak - anak, sekarang Kalcare banyak promonya (dasar yaaa Ibu - ibu 😆)

All About KALBE Nutritionals

KALBE Nutritionals secara aktif melakukan pengembangan produk nutrisi, guna mempertajam komitmen di bidang bisnis makanan dan minuman kesehatan. KALBE Nutritionals memiliki misi : We provide wellness to millions dengan menyediakan produk dan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pernyataan tegas tersebut menjadi pedoman mereka untuk tanpa henti mendayagunakan kemajuan ilmu pengetahuan demi memberikan produk dan layanan kesehatan terbaik bagi jutaan masyarakat Indonesia khususnya, dan dunia pada umumnya.

Untuk memudahkan pelanggan, KALBE juga menyediakan beberapa pelayanan seperti Call Center : KALBE Customer Care 0800-140-2000 (bebas pulsa), layanan pesan antar : KALBE Home Delivery 500880, dan layanan pesan on line : KALBE e-Store di www.kalbestore.com.


Logo Kalbe Nutritionals


Event "Cara Mudah Makan Buah Zaman Now"

Pada tanggal 28 September 2019 lalu saya menghadiri acara Milna Gathering yang bertajuk "Cara Mudah Makan Buah". Acara ini diadakan di salah satu Cafe di kawasan Jakarta Selatan. Rasanya senang sekali bisa hadir, secara ini memang cemilan favoritnya si Duo K. Dan sangat - sangat siap untuk menerima ilmu yang dr. AttilaDewanti, Sp.A (K) sampaikan. Karena momennya sangat pas di masa MPASI Adek Kai😍
 

Invitation


Acara dimulai dengan pemaparan mengenai seluk beluk MPASI oleh dr. Attila Dewanti, Sp. A (K) selaku dokter spesialis anak. Dokter Attila menyampaikan pentingnya momen makan si Kecil terutama di masa periode emasnya. "Pemberian MPASI idealnya terdiri dari 3 porsi makanan utama dan 2 porsi makanan selingan. Pada menu makanan utama, bisa diutamakan daging dan sayuran sementara untuk makanan selingan, buah bisa menjadi salah satu pilihan. Pentingnya pemberian makanan selingan adalah untuk memastikan agar jumlah asupan dan nutrisi si Kecil terpenuhi dengan baik. Menu makanan selingan juga harus dipastikan kaya rasa dan menarik supaya tidak membosankan. Salah satu contohnya dengan mengenalkan buah, karena buah memiliki nutrisi tinggi, ragam variasi tekstur, rasa dan terdiri dari bermacam - macam warna dan bentuk yang menarik untuk si Kecil". Nah, saya mau berbagi ilmunya nih sama Mama Hebat yang sekarang sedang membaca tulisan ini 😘


dr. Attila Dewanti, Sp. A(K)


Kenapa MPASI itu dimulai pada usia 6 bulan? Menurut WHO, nutrisi yang diberikan oleh ASI Ekslusif sudah tidak dapat memenuhhi kebutuhan energy (kalori), vitamin, mineral yang dibutuhkan oleh si Kecil pada usia 6 bulan. Oleh karena itu harus ada tambahan yang didapatkan dari makanan.

Dokter Attila juga memberi pesan agar ketika pemberian MPASI harus melibatkan kelima Panca Indera-nya si Kecil. Hal ini bertujuan untuk menstimulus kelima indera-nya tersebut. Jadi bukan hanya sekedar memberi makanan saja ya Ma, disini butuh interaksi antara Mama dan si Kecil. Karena disini merupakan pembentukkan sirkuit otak awal untuk fungsi 5 indera anak.




Panduan Pemberian MPASI

A. Berikan Makanan Beraneka Ragam
  1. Tidak ada satu jenis bahan makanan yang mengandung semua zat gizi lengkap. Oleh karena itu kita harus mengkombinasi makanan yang akan diberikan kepada si Kecil.
  2. Nilai gizi bahan makananakan saling melengkapi.
  3. Zat gizi makanan lengkap meliputi : Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, Mineral, dan Air.
B. Berikan dengan Gizi yang Lengkap
  1. Makanan pokok (nasi, umbi, kentang, mie, dll).
  2. Lauk hewani (daging, ikan, ayam, telur, seafood, dll).
  3. Lauk nabati (tahu, tempe, kacang - kacangan, dll).

Piramida Makanan Gizi Seimbang


C. Berikan dengan Jumlah yang Lengkap
  1. Buah (Alpukat, Pisang, Pepaya, dll).
  2. Air (untuk anak : 1 Liter).
  3. Lemak secukupnya.
  4. Sebaiknya tunda gula dan garam.

D. Berikan MPASI pada Waktunya
  1. Dimulai dari usia 6 bulan.
  2. Sesuai tahapan usia.
  3. 3 kali makanan utama dalam sehari.
  4. 2 kali makanan selingan dalam sehari.

Tekstur MPASI berdasarkan usia anak


Bahan makan yang dihindari saat pemberian MPASI


Rekomendasi Pemberian MPASI Menurut WHO dan IDAI

Berikut cara pemberian MPASI yang benar menurut WHO dan IDAI. Mungkin ini bisa menjadi acuan ketika akan memberi makan si Kecil. Dan poin ini sengaja saya tulis disini agar selalu bisa diterapkan sehari - hari. Karena ada beberapa poin yang saya masih salah dan harus saya benahi, huhuu.

  1. Memberikan makan pada bayi secara langsung (menyuapkan dengan sendok) dan membantu anak yang lebih besar saat mereka makan sendiri. Dan harus sensitif terhadap tanda lapar dan kenyang anak.
  2. Berikan makan perlahan dan dengan sabar. Dorong anak untuk makan, BUKAN dengan paksaan.
  3. Jika anak menolak banyak makan, bereksperimenlah dengan kombinasi makanan yang berbeda rasa atau tekstur.
  4. Meminimalisasi distraksi saat makan.
  5. Waktu makan adalah masa belajar dan menunjukkan kasih sayang, bicara pada anak saat makan dengan kontak mata.

Kapan Waktu yang Tepat Mengenalkan Buah kepada Bayi?

A. Timing (waktu yang tepat pengenalan buah)
  1. Saat anak berusia 4 - 6 bulan → Buah lumat
  2. Setelah usia 6 bulan → Pure Buah
  3. Lebih dari 1 tahun → Buah utuh dan Pure buah

B. Manfaat Buah untuk Si Kecil
  1. Sumber Vitamin C
  2. Sumber Asam Folat dan Vitamin B
  3. Sumber Serat
  4. Sumber Anti Oksidan, Beta Karoten, Pektin, dll
  5. Sumber Mineral seperti Zat Besi, Kalsium, Kalium
 
Sudah sangat jelas ya tentang kombinasi makanan yang harus kita berikan kepada anak, dan sudah sangat jelas juga apa saja gizi yang terkandung di dalamnya. Ini tidak bisa dikurangi apalagi ditiadakan. Harus ada di setiap menu makanannya si Kecil. Terus, Moms pernah ga sih mengalami kesulitan saat menjalaninya? Pasti ada donk, pasti adaaaaa aja kendalanya yah, tiba - tiba anak GTM misalnya. Haduhhhh, ini ujian terberat. Trus mood kita jadi hancur seketika, ngeblank ga tau harus berbuat apa - apa yang akhirnya terbengkalai juga deh planning selanjutnya 😂

Tapi tenang Moms, saya ada solusinya nih, saya selalu mempercayakan Milna untuk hal ini. Semenjak Milna Nature Delight launching pada tahun 2017 lalu, saya selalu menyediakan Pure Milna sebagai pengganti buah untuk si Kecil.

Yuk Kenalan dengan "Milna Nature Delight"

Sudah pernah mencoba Milna Nature Delight? Kalau belum, Mom wajib baca tulisan ini sampai habis! 😍 Milna Nature Delight merupakan inovasi terbaru dari Milna. Pure Buah dalam kemasan plastik pertama di Indonesia. Terbuat dari buah pilihan, mengandung segala kebaikan buah, rasa yang nikmat dan pasti disukai si Kecil. Ini saya buktikan sendiri setelah diberikan kepada Duo K. Kalau saya bilang, sangat cocok untuk Mama Milenial Zaman Now yang memiliki segudang aktifitas. Ga perlu cuci, kupas, potong dan blend, tinggal buka tutup langsung deng dicemilin sama si Kecil.


Keunggulan Milna Nature Delight


Ohya, Milna sudah menembus Global Market loh Moms 😍. Ini yang membuat saya sangat bangga, Indonesia yang subur, kaya akan Sumber Daya Alamnya, hasil olahannya juga dicintai oleh negara - negara tetangga seperti Myanmar, Malaysia, Filipina, Vietnam dan Kamboja. Laff laff laff.. 💓💓💓

Milna Nature Delight Memiliki 3 Pilihan Rasa

Milna Nature Delight ini memiliki 3 pilihan rasa :
  • Orange : Carrot, Apple, and Pumpkin
  • Green : Banana, Strawberry, and Apple
  • Red : Apple and Peach
 
Perbedaan tekstur dan warna di setiap rasa
 
 

Lahirnya GEN BAPUR (GENerasi BAwa PURe)

Gen BAPUR ini lahir berdasarkan hasil riset yang dilakukan Milna terhadap 400 responden yang terdiri dari Ibu - ibu yang memiliki anak di usia 6-18 bulan. Anak Indonesia sudah dibiasakan mengkonsumsi buah yang ditumbuk atau dihaluskan. Fakta yang sama bisa dilihat dari hasil penjualan rangkaian Milna Nature Delight selama ini yang sangat baik.

Saya termasuk Gen BAPUR, karena selalu bawa Pure Milna kemanapun berpergian bersama si Kecil. Terlebih sekarang memang tidak sempat untuk menyiangi buah karena selalu terburu - buru kalau mau pergi. Kebayang ya, kita harus menyiapkan yang lainnya, isi diaper bag yang harus komplit 😂 
 
Bapak Christofer Samuel Lesmana selaku Brand Manager Milna menyampaikan, "Meningkatnya antusiasme konsumen Milna Nature Delight telah melahirkan GEN BAPUR atau Generasi Bawa Pure. Gen BAPUR adalah generasi Ibu zaman now yang telah mempercayakan Milna Nature Delight sebagai pilihan pertama Ibu untuk Cara Mudah Makan Buah si Kecil. Gen BAPUR ini akan didukung oleh Milna menjadi sebuah kampanye berskala Nasional dengan misi mendukung anak Indonesia untuk makan buah, kali ini melalui kampanye Cara Mudah Makan Buah Zaman Now".

Kenapa saya memilih Milna Nature Delight?
  1. 100% Buah Asli
  2. Tanpa pemanis tambahan
  3. Tanpa bahan pengawet
  4. Tanpa pewarna
  5. Telah mengantongi sertifikat halal dari MUI
  6. Anti repot
  7. Kemasannya praktis dan tidak mudah bocor
  8. Mudah dipegang si Kecil
  9. Terjamin kebersihannya
  10. Ada beberapa pilihan rasa
  11. Rasanya disuka oleh Duo K
  12. Mudah didapatkan


Peresmian GEN BAPUR Milna


Di acara tersebut juga dihadiri oleh Tya Ariestya (artist dan juga konsumen setia Milna). Di akhir acara Tya menyampaikan pengalamannya selama ini memberikan Milna kepada Kanaka, "Sebagai Ibu, saya sudah hampir 4 tahun lamanya menjadi konsumen berbagai produk Milna. Tapi Milna Nature Delight memang menjadi salah satu favorit putra sulung saya, Kanaka yang sampai saat ini tidak bosan karena ada 3 variant rasa berbeda dan bentuk serta warna pada kemasannya yang praktis dan menarik. Rutinitas makan buah memang sudah saya biasakan sejak kecil dan dengan kesibukan saya yang mengharuskan saya untuk banyak berpergian dan membawa anak - anak, Milna Nature Delight sangat membantu menjaga pemenuhan asupan buah Kanaka. Saya rasa dengan sendirinya, sayapun sudah termasuk GEN BAPUR, karena saya selalu menyediakan Milna Nature Delight sebagai bagian bekal snack Kanaka saat Travelling atau menemani saya berkreativitas".
 
 
Tya Ariestya

Kalau saya pribadi, juga sangat suka dengan rasanya Milna Nature Delight ini, sampai nulis blog ini pun sambil nyemilin Milna Nature Delight. hahah. Paling suka dengan yang merah. 😂  Eh iya, karena banyaknya peminat, sekarang Milna Nature Delight juga melakukan penyesuaian harga dari Rp 15.000,- menjadi Rp 9.950,-. Hal ini dilakukan sebagai wujud konkrit Milna untuk mendukung kebiasaan anak makan buah sejak dini.


Untuk info lebih lanjut Mom bisa kunjungi link di bawah ini ya 😉
Instagram : @milnaid (klik)
Facebook : MilnaID (klik)


Kai dan Cemilan Favoritnya - Milna Nature Delight

Postingan Populer