Senin, 09 September 2019

Pentingnya Asupan Serat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

September 09, 2019 0
Assalamu'alaikum, nah kali ini saya mau membahas soal makannya anak - anak nih, PRnya ibu - ibu banget 😌. Siapa anaknya yang selalu GTM (Gerakan Tutup Mulut)? Tenaaang, Mom tidak sendirian kok, ini kakak Kifta banget!!! Kalau kata teman dekat saya (iya teman dekat) Kifta itu makannya kayak Ular (duhh labeling nih 😭). Tapi ya kita ga bisa kontrol ucapan orang ya Mom, hanya bisa mengontrol telinga untuk menerimanya dengan lapang dada, haha. Lapang dada meskipun ga terima, maksudnya ya dijadikan pembelajaran saja. Asalkan ngomongnya ga di depan anak kita. Kenapa dibilang makannya kayak ular? Jadi, saya sebelumya curhat kalau Kifta itu makannya iriiiittt banget, bisa 1x dalam 3 hari! Irit banget kan? Kalau lagi mau makan, Kifta itu makannya bisa ngalah - ngalahin porsinya orang dewasa. Tapiii, sepertinya ini buat stoknya dia untuk bertahan beberapa hari ke depan 😂. Kedepannya Kifta hanya ngemil cemilan ringan. Efeknya? Pupnya tidak lancar.

Penyebab Anak Picky Eater

Berbanding terbalik dengan adiknya. Diusut lebih jauh lagi, ternyata ini memang salahnya saya sih. Dulu, saat masih sebagai a new mom, saya selalu ingin menjadi yang sempurnaaa (sok perfect lah ya). Ingin melakukan semua tugas rumah tangga sendiri yang akhirnya mengabaikan soal makan anak. Memilih makanan yang instan adalah solusi terbaik agar semua tugas RT yang lain bisa kelar. Seperti yang kita ketahui, makanan instan itu ya hanya disediakan sampai anak berusia 8 bulan (tekstur lebih kasar), CMIIW. Jadi ya setelah itu saya bingung, Kifta ga mau makan masakan rumahan. Sementara tekstur makanannya harus kasar atau sudah sama seperti kita. Ini challenging banget! Sampai saya bingung solusinya apa. Akhirnya ikut kelas MPASI sana - sini yang sebenarnya tidak terlalu membantu sih. Karena anaknya sudah terbiasa makan makanan instan yang rasanya jauh lebih enak. Akhirnya, ada salah satu teman yang memberi tahu kaldu nabati yang insya Allah aman untuk anak. Ohya selain itu Kifta juga suka minum susu UHT. Nah, katanya ini juga salah satu penyebab anak malas untuk makan.

Pentingnya Asupan Serat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Senangnya pada tanggal 3 September 2019 lalu saya mendapatkan undangan untuk hadir di acara Bebelac GOLD Media dan Blogger Gathering yang bertajuk "Pentingnya Pemenuhan Asupan Serat Sejak Dini" yang diadakan di Almond Zuccini Cooking Studio, Jakarta Selatan. Di acara ini dihadiri oleh narasumber - narasumber hebat lho 😍. How lucky I am, yang ketampar halus dari pemaparan yang pemateri sampaikan. Well, keseruan acara saya ulas semua disini yah. :)


9 dari 10 Anak Kekurangan Asupan Serat

Saya jadi sedih, ternyata sangat banyak ya Moms anak - anak yang kekurangan serat. Ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan terhadap anak usia 2 - 3 tahun pada tahun 2018 lalu dengan total 103 anak yang diteliti. Kesimpulannya, angka rata - rata jumlah serat yang dikonsumsi anak adalah 4,7 gram saja, sementara serat yang dibutuhkan anak adalah lebih dari 3x lipatnya yaitu 16 gram serat per harinya. Apa nasibnya si kecil ya kalau kekurangan serat? Ini berarti pencernaannya pun tidak bagus. Nah, cara mudahnya Moms bisa cek kondisi pencernaan si Kecil dari pola BABnya. Survey ini bisa Mom lakukan di web di bawah ini ;

Link Kalkulator Pencernaan : bebeclub.co.id/kalkulatorpencernaan (klik)


 





Serat merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan anak untuk mendukung pencernaan sehat sejak dini. Tercukupnya asupan serat maka dapat menghindari masalah pada saluran cerna pada anak seperti sembelit. Namun sampai saat ini kita selalu mengabaikan serat ini ya Moms. Malah hanya fokus di Protein melulu.


Narasumber yang pertama adalah dr. Frieda Handayani, Sp. A(K), Konsultan Gastrohepatologi Anak. dr Frieda menyampaikan, "Pencernaan merupakan 'otak kedua' manusia, pencernaan yang sehat tidak hanya memengaruhi proses pencernaan saja tetapi juga metabolisme tubuh serta mood/emosi seseorang. Asupan serat yang cukup dapat membantu proses pencernaan yang baik sehingga nutrisi dapat diserap dan diproses untuk mendukung tumbuh kembang anak. Salah satu tanda pencernaan yang sehat dapat dilihat dari pola buang air besar yang teratur. Serat banyak terdapat pada buah dan sayur. Selain itu saat ini sudah ada banyak jenis makanan yang terfortifikasi serat yang dapat membantu mencukupi kebutuhan serat anak usia dini."





Manfaat dan Risiko Jika Kekurangan Asupan Serat

Serat merupakan bagian dari karbohidrat yang tidak mudah dicerna dan diserap oleh tubuh karena tahan terhadap enzim - enzim pencernaan. Berdasarkan jenisnya, serat dibagi menjadi dua jenis, yaitu soluble fiber atau serat yang larut  dengan air dan insoluble fiber atau serat yang tidak larut dalam air. Serat memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah menstimulasi pergerakan usus sehingga dapat mempertahankan frekuensi buang air besar lebih teratur dan konsistensi tinja yang lunak. Beberapa jenis serat seperti FOS GOS juga terbukti dapat mendukung bakteri menguntungkan dalam saluran pencernaan. Asupan serat yang cukup disertai gizi seimbang dalam jangka panjang juga dapat membantu mengurangi risiko hipertensi, diabetes melitus tipe 2 dan obesitas pada saat dewasa.


Dampak Gangguan Saluran Pencernaan Pada Anak :
  • Jangka Pendek : Rewel dan menangis, Muntah, Gangguan Defekasi
  • Jangka Panjang : Tumbuh kembang terganggu, Gangguan interaksi anak dan Orang Tua


Selanjutnya ada Mba Pratiwi Rosani (Marketing Manager Bebelac GOLD) menyampaikan akan dukungan yang diberikan Nutricia untuk tumbuh kembang anak di Indonesia, "Dalam membantu penuhi kebutuhan serat harian si Kecil, Nutricia menghadirkan susu Bebelac GOLD tinggi serat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian anak, bersama dengan makanan utama, dan makanan selingannya. Bebelac GOLD mengandung serat oligosakarida yaitu FOS dan GOS yang terbukti klinis mempertahankan feses tetap lunak. Tiga gelas Bebelac GOLD sesuai anjuran penyajian membantu memenuhi asupan serat hingga 7 gram, atau hampir 50% dari kebutuhan serat harian si Kecil."

Nah sisanya dari mana? 9gr nya lagi didapat dari 3 menu makanan utama dan ditambah buah (misal 300gr pepaya). Fyi nih Moms, kalau tanpa susu Bebelac GOLD, maka 16gr serat ini bisa didapat dari 2Kg Wortel = 1,2Kg Jeruk. Impossible ya anak - anak bisa makan sebanyak itu.  😱😱😱😱





Tips Agar Kebutuhan Serat Anak Terpenuhi

Nah poin penting yang harus ditulis di blog ini adalah yang ini. Beberapa kesalahanku yang lalu, yang insya Allah akan saya ubah. Tipsnya adalah ;
  • Perkenalkan anak dengan buah dan sayur sejak dini (MPASI)
  • Ajak anak dalam proses pembelian dan pengolahan buah dan sayur
  • Terus upayakan anak untuk konsumsi serat setiap hari meskipun dalam jumlah yang sedikit
  • Ciptakan suasana masak dan makan yang menyenangkan
  • Sabar dan berikan waktu bagi anak agar terbiasa mengkonsumsi serat
  • Berikan pujian dan reward bila anak berhasil. Dibagian ini saya memberinya dengan cara lain yaitu memuji akan manfaat buah dan sayur itu sendiri, sehingga badan kita bisa sehat.




 
Di sesi terakhir ada Chef Yuda Bustara yang berbagi tips dan trik cara mengolah sayur dan buah agar disuka si Kecil. 3 menu yang diajarkan adalah, Overnight Oatmeal Mangga Bebelac GOLD, Green Smoothie Bebelac GOLD, dan Vegetable Lasagna. Kalau sudah direcook, akan saya share kesini hasinya yah 😍







Tangkal Penyakit dengan Stimuno, Imunomodulator Alami

September 09, 2019 0
Assalamu'alaikum Mama hebattt, memiliki buah hati yang lucu - lucu merupakan sebuah amanah yang tidak ternilai harganya. Sebagai wujud rasa syukur, saya akan selalu memberikan yang terbaik untuk anak - anak. Hal ini pasti dilakukan oleh setiap Mama di dunia. Namun, seketat - ketatnya kita sebagai Body Guardnya si Kecil, pasti kita selalu kecolongan sama Virus yah. Musuh terbesarnya para Mama hiks. 😟 

Yang pasti kita selalu menyediakan lingkungan rumah yang sehat. Namun bagaimana di sekolahnya? tempat bermainnya? transportasi umum? dan masih banyak tempat di luar rumah yang memungkinkan anak terkontaminasi dengan virus yang mengancam kesehatan anak.

Baca juga : Bahaya Virus Flu dan Alasan Kenapa Harus Vaksin (klik)


Pengalaman saya sendiri, anak - anak sering tertular Virus Flu dari tempat bermain. Dari rumah sehat wal'afiat, pulang - pulang bawa virus yang nempel di tubuhnya dan keesokan harinya si kecil Flu #sedih 😢 . Trus bagaimana donk? Masa iya anak dikurung terus di rumah? ya ga mungkin ya. huhuuu.

Senangnya pada tanggal 06 September 2019 lalu saya mendapatkan ilmu baru bagaimana menangkal tubuh si Kecil agar tidak mudah sakit. Yaitu di acara Blogger Gathering Stimuno yang bertajuk "KENAPA ANAK MUDAH SAKIT?". Acara ini dadakan di Kembang Goela Resto - Jakarta Selatan.





Acara dimulai dengan kata sambutan dari Bapak Andrew Sulistya (Board of Director Dexa). Bapak Andrew menyampaikan bahwa tahun ini adalah tahun ke-50 Dexa Medica menjadi sahabat kita semua. Dan yang membuat saya kaget adalah ternyata Folamil juga produknya Dexa Medica loh. Haduhhhh dasar ya ibu - ibu (alesan) ga pernah sempat membaca detail keterangan yang ada di kemasan obat maupun vitamin. 😆




PT. Dexa Medica

Dexa Medica adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang healthcare dan pharmceutical, Perusahaan ini awalnya dirintis oleh Bapak Rudy Soetikno. Bapak Rudy merupakan seorang apoteker yang pada saat perusahaan ini dirintis, beliau sedang berdinas sebagai Anggota TNI AD di Kesdam II/Sriwijaya pada tahun 1969, Palembang - Sumatera Selatan.

Sejak tahun 1993, PT Dexa Medica mulai mengekspor produknya  ke negara lain diantaranya adalah Vietnam, Myanmar, Kamboja, Philipina, Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Hongkong, Nigeria, Polandia dan negara-negara yang ada di benua Afrika dan Eropa.

Phyllanthus Niruri L sebagai Imunodulator

Selanjutnya acara diisi oleh nara sumber utama yaitu Bapak Prof. Zakiudin Munasir, Sp.A(K) yang membahas penggunaan ekstrak Phyllanthus Niruri L sebagai Imunomodulator pada terapi penyakit infeksi. Di awal presentasinya, Prof. Zakiudin menyampaikan bahwa, "Imunoglobulin Serum dari Ibu terus menurun dari bayi lahir sampai bayi berusia 8 bulan". Maksudnya, di dalam kandungan Ibu anak akan mendapatkan kekebalan melalui plasenta.  Ketika lahir, anak tetap mendapatkannya melalui ASI, namun terhitung dari sejak lahir hingga usianya 8 bulan sistem imun tersebut akan terus berkurang/menurun.  Dimulai dari usia inilah anak mudah terserang berbagai macam penyakit.




Beberapa Cara untuk Mempertahankan Kekebalan Tubuh :
  1. Pencegahan infeksi
  2. Pencegahan penyakit ganas
  3. Hindari obat - obat tertentu kecuali dengan resep / pengawasan Dokter
  4. Gizi yang baik
  5. Hindari kontak dengan infeksi pada usia yang sangat muda atau tua 

Adapun Syarat Imunomodulator yang Baik Adalah :
  1. Dapat modifikasi respon imun pejamu (beda dengan AB / Kemoterapeutik lain yang hanya berefek pada mikroorganisme)
  2. Efek samping minimal, efek farmakologi sesuai yang diharapkan
  3. Bebas efek berbahaya seperti autoimun atau limfoma seperti pada beberapa zat kemoterapeutik dan C. parvum

Nah, Phyllanthus Niruri L ini adalah salah satu Imunomodulator herbal yang sudah pernah diteliti. Pemberian ekstrak Phyllanthi dapat mempercepat konversi sputum BTA (bahkan hanya pada minggu pertama pengobatan). Ekstrak Phyllanthi ini juga aman digunakan bagi pasien TB. Plusnya lagi, kecenderungan perbaikan foto toraks yang lebih cepat pada kelompok Phyllanthi dibandingkan kelompok Placebo.

Selanjutnya, ada Ibu Irena Dwi Sri (Marketing Manager Dexa Medica) yang memaparkan dengan simpel kenapa anak - anak mudah terkena sakit dan bagaimana cara mengatasinya. 





Penyebab Sistem Imun Terganggu
  • Toksin
  • Polusi
  • Jamur
  • Virus
  • Parasit
  • Bakteri

Ketika anak sakit tentunya akan berdampak ke banyak hal ya Moms, badannya letih dan lesu (tidak semangat), aktivitas harian terganggu, nafsu makan menurun, tumbuh kembang anak akan terhambat, dan akhirnya prestasi anak akan menurun.

Seperti yang sudah kita ketahui, berdasarkan pengalaman Ibu - ibu di sekeliling kita, penyakit yang sering menyerang anak adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), Tuberkulosis (TB), dan Varicella (Cacar Air). Semoga anak - anak kita selalu terhindar dari penyakit yang dapat membahayakan tubuhnya ya Moms, Aamiin Allahumma Aamiin. 💕

Bagaimana Agar Anak Tidak Mudah Sakit?

Banyak hal yang bisa kita lakukan. Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kiasan ini benar - benar harus dijalankan. Belum lagi menghadapi si Kecil rewel ketika sakit, duh ampun kita ga bisa ngapa - ngapain ya. Berikut beberapa tips yang bisa Moms lakukan mulai saat ini :
  • Environment (Lingkungan). Lingkungan yang bersih, olahraga yang cukup, dan tidak stress
  • Host (Tubuh Anak). Cukupi nutrisi dan beri penguat sistem imun (imunomodulator)
  • Agent (Penyebab Sakit). Hindari kontak dengan kuman

Apa Itu STIMUNO?

Stimuno adalah herbal yang telah bersertifikasi FITOFARMAKA. Terbuat dari 100% herbal Phyllantus Niruri L yang sudah dikenal lama sebagai obat anti virus, anti bakteria, anti spasmodic, dll. Fitofarmaka sendiri adalah sertifikasi BPOM untuk obat herbal yang telah teruji klinis untuk mutu, khasiat dan keamanannya.

Stimuno bekerja pada sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi lebih banyak antibodi sehingga dapat meningkatkan dan memperkuat sistem imun si Kecil.

Stimuno sudah teruji klinis dapat mempercepat penurunan demam tanpa pemberian obat penurun demam dan antibiotik, dapat meningkatkan sistem imun pada pasien TBC, dan dapat mempercepat penyembuhan pada pasien yang mendapat terapi infeksi.

For your information, pemberian STIMUNO yang benar adalah :
  • 3x sehari untuk anak yang sedang sakit selama 7 hari
  • 1x sehari untuk anak yang masih menunjukkan gejala sakit
  • Stimuno dapat dikonsumsi untuk anak >1 tahun
  • Tidak boleh dikonsumsi untuk Ibu Hamil, pasien dengan hipersensitivitas terhadap Phyllanthus niruri, dan pasien yang menderita penyakit autoimun



Kreasi Bento, Bekal Sehat si Kecil

The last but not least, hal yang paling penting agar anak tumbuh dengan sehat tidak mudah terserang penyakit adalah gizi yang seimbang. Masakan Mama emang paling TOP ya nak. Namun, biasanya selalu buntu dengan anak yang tidak suka makan sayur, siapa nih yang ngalami? Nah, mudah - mudahan dengan cara ini anak - anak bisa makan seluruh kebutuhan nutrisinya "TANPA" Drama lagi ya Moms 😁 Sesi kali ini dipandu oleh Mba Rien Suryo.



Review Stimuno

Semenjak event di atas, saya selalu membekali Stimuno untuk Kifta. Selalu membawa yang packaging sachet kemanapun kami pergi. Karena ini mudah dibawa kemana - mana, dan tak perlu kuatir tumpah. Kifta sudah minum ini, karena rasanya yang enak, Kakak Kifta malah selalu minta lebih 😂 Jadi harus diumpetin biar ga diminta terus, hahahh.

Alhamdulillah, setelah beberapa hari dikonsumsi, sampai saat ini Kifta sehat ceria meskipun cuaca sedang buruk. Yuk Moms, tangkal penyakit sebelum merusak hari - hari si Kecil.

Selasa, 03 September 2019

Kojima, Minuman Kesehatan Favorit Keluarga Sehat

September 03, 2019 1
Assalamu'alaikum Moms, akhir -akhir ini cuaca sangat tidak bersahabat ya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan keluarga dengan cara lakukan pola hidup sehat selalu. Jangan sampai kecolongan ya, kalau sudah sakit, semuanya bisa berantakan 😰

Bahaya Virus

Sebelumnya saya pernah membahas mengenai Virus Flu ya, dan ternyata ini sangat berbahaya terutama bagi anak - anak yang usianya masih di bawah 5 tahun. Virus ini selalu disepelekan karena dianggap penyakit ringan. Padahal justru ini sangat beresiko tinggi untuk balita. Virus ini juga sangat susah dihindari karena ia mampu bertahan hidup hinga 48 Jam!! Jadi, sangat dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, terutama setelah berpergian dari tempat umum. Dan selalu sediakan antiseptik berbasis alkohol kemana pun kita pergi ya Moms.

Tingkatkan Imunitas Tubuh

Selain menjaga kebersihan tubuh, hal lainnya adalah bentengi tubuh dengan tubuh yang fit. Jaga dan tingkatkan imunitas tubuh! Selain menerapkan pola hidup sehat, saya juga mengkonsumsi vitamin tambahan agar tubuh tetap prima. Karena saya masih khawatir akan kurangnya gizi yang saya dapatkan dari makanan sehari - hari. Vitamin yang saya dan keluarga konsumsi tidak muluk - muluk. Bukan pil atau yang aneh - aneh bentuknya, karena saat ini saya masih mengASIhi baby Kai yang usianya masih 1 Tahun. Dan sayapun tidak mau repot, satu vitamin harus bisa dikonsumsi satu keluarga. Akhirnya memutuskan untuk mengkonsumsi minuman kesehatan Kojima (KOrma JIntan Hitam / Habbatussauda, MAdu), minuman 3 in 1 yang jelas herbal.



minuman kesehatan kojima
Bandrek Medan ditambah Kojima

Alasan Kenapa Pilih Minuman Kesehatan Kojima

Sebelumya saya sudah mengkonsumsi 3 ingredient yang ada di minuman kesehatan Kojima ini dalam bentuk yang terpisah. Jadi sudah tahu dan juga sudah merasakan manfaatnya selama ini. Pada suatu saat ketika belanja bulanan di salah satu Supermarket, ga sengaja banget melihat Kojima ini. "Eh ini apa ya? packagingnya bagus ada tulisan Korma, Jintan dan Madunya. Wah iya nih ini solusi banget, ga perlu repot nge-mix", kata Abinya Duo K. Saat itu saya langsung baca detail komposisinya, dan ada tambahan Asam Jawanya juga, "Wahhhh ini rasanya pasti enak.", lanjutku. Eh beneran, ga berapa lama SPG Kojimanya datang dan menawarkan kami untuk mencoba madu ini! "Enakkkkk Miiiiiiii.", teriak Kifta. Okelaah, fix ini harus dibeli.

Yang suka konsumsi obat herbal Islam pasti sudah kenal ya dengan nama dan manfaat si "Jintan Hitam" ini, bukan hanya manfaatnya saja, pasti sudah tahu rasa dan baunya juga kan? hahhaa. Kalau untuk pemula, pasti merasa aneh hingga akhirnya terbiasa. Tapi, di minuman kesehatan Kojima ini ga perlu khawatir Moms, dengan adanya ekstrak Asam Jawa, rasa Jintannya jadi tertutupi.



minuman kesehatan kojima



Oke, di bawah ini saya akan menjelaskan manfaat - manfaat bahan yang ada pada minuman kesehatan Kojima ;

Manfaat Kurma pada Kojima

Kurma (Phoenix Dactylifera), Tempat asli tanaman ini tidak diketahui karena sudah dibudidayakan, tetapi diperkirakan tanaman ini berasal dari sekitar Teluk Persia. Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun, ada bukti arkeologi budi daya kurma dibagian Arab Timur pada tahun 6000 SM, Bangsa Mesir kuno menggunakan buahnya untuk dibuat menjadi anggur kurma. Sebuah studi oleh Al-Shahib dan Marshall, Kurma dianggap sebagai makanan yang hampir ideal karena dapat memberikan berbagai nutrisi penting dan manfaat kesehatan yang potensial. Kurma memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin C, B1, B2, A, Niasin, Kalsium, Magnesium, zinc, dan lain-lain. Makanya Kurma selalu menjadi makanan tambahan untuk berbuka Puasa :)

Manfaat Kurma :
  • Mengatasi konstipasi (susah BAB), gangguan usus dan Diare
  • Membantu pertumbuhan tulang
  • Membantu mengobati anemia
  • Menanggulangi alergi
  • Membantu dalam proses pemulihan penyakit demam berdarah
  • Menambah tenaga
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Antioksidan

Manfaat Jintan Hitam pada Kojima

Jintan Hitam (Nigella Sativa), Merupakan tanaman asli asia selatan dan asia barat. Manfaat Jintan ini pertama kali diteliti oleh Ibnu Sina, ilmuwan persia yang dianggap sebagai sala satu pemikir dan penulis paling terkenal dizaman keemasan Islam. Dalam jurnal medisnya “Canon of Medicine” Ibnu Sina menulis bahwa biji Jintan Hitam ini bermanfaat sebagai pengobatan sesak nafas, asma dan gejala pernafasan lainnya. Dalam pengobatan tradisional, Jintan juga digunakan sebagai obat sakit kepala, sakit gigi, dll.

Manfaat Jintan Hitam :
  • Analgesic (penghilang rasa sakit)
  • Anti Bakteri
  • Anti-Inflamasi(anti infeksi)
  • Anti Magg
  • Anti Muntah, Mual dan diare
  • Anti Jamur
  • Anti Hipertensi
  • Antioksidan

Dalam dunia medis modern Jintan berfungsi sebagai :
  • Meningkatkan kualitas sperma. (Penelitian University of Malaysia, 2014, Jurnal Evidence-based Complementary and alternative medicine)
  • Mengatasi gejala diabetes tipe 1. (Penelitian University Teknologi MARA, Malaysia, 2014, dan Zagazig University, Mesir)
  • Membantu menurunkan tekanan darah. (Penelitian Shahrekord University of medical Sciences, Iran)

Manfaat Madu pada Kojima 

Madu (Mel Depuratum). Sudah sejak lama digunakan oleh anak-anak ataupun dewasa sebagai minumam atau campuran makanan. Madu memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pemulihan dan berkhasiat untuk kecantikan.

Manfaat Madu :
  • Menghilangkan batuk (Penelitian Pensylvania State University, 2007)
  • Membantu mencegah kanker
  • Membantu mencegah penyakit jantung
  • Meningkatkan daya ingat
  • Salah satu sumber nutrisi
  • Membantu menghilangkan bekas luka (Dr. Jennifer Eddy, Fakultas kedokteran Wisconsin University)
  • Membantu menghilangkan alergi
  • Meningkatkan daya tahan tubuh dan metabolisme tubuh
  • Meningkatkan stamina
  • Pengganti gula
  • Antioksidan
  • Mengatasi bakteri (Dr. Dixon, Majalah Dis Lancet Infect, Feb 2013)


Nah, 3 bahan ini selalu menjadi andalanku dan keluarga semenjak 8 bulan menikah. Ini menjadi salah satu ikhtiarku saat promil anak pertama dulu. Saat usia pernikahanku memasuki usia 8 bulan, karena testpack tak kunjung menunjukkan garis dua, akhirnya saya memutuskan untuk mengkonsumsi obat herbal ini. Alhamdulillah, setelah satu bulan rutin minum tiga bahan ini, saya dinyatakan positif hamil, Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah (sujud syukur).

Andaikan Kojima ini sudah ada sejak dulu ya Moms, saya ga akan repot - repot mencari Jus Kurma, Jintan Hitam, dan Madu ini. Sekarang sudah sangat mudah, semuanya ada dalam satu botol Kojima yang bisa didapatkan di ;
  • Ranch Market
  • Farmers Market
  • Lulu Hypermarket
  • Kem Chicks
  • Tokopedia
  • Gogobli
  • AEON
  • GS Retail
  • Diamond

Cara Konsumsi Minuman Kesehatan Kojima

  • 2x sehari 1 sendok makan.
  • Dapat diminum langsung atau sebagai campuran makanan atau minuman lain
  • Sangat baik untuk menjaga kesehatan anak-anak dan orang dewasa


minuman kesehatan kojima


Kemasan Minuman Kesehatan Kojima

  • Bentuk Sediaan    : Cair dalam botol kaca
  • 1 botol        = 250ml
  • 1 karton    = 12 botol

Untuk info lebih lanjut Mom bisa langsung mengunjungi lik di bawah ini yah 😘

Instagram : @kojima_id (klik)



minuman kesehatan kojima
Bagian mulut botol Kojima


Selasa, 13 Agustus 2019

Perjalanan Panjang Memilih Skincare Berakhir Dengan Tes DNA

Agustus 13, 2019 20
Assalamu'alaikum Momsis,

Mau menyapa teman - teman semua, khususnya teman - teman yang sudah lama mengenalku. Kangen ga sih? haha. Sebelum kita membahas tentang perjalanan panjangku memilih skincare hingga akhirnya mengenal Test DNA ini, siapa nih yang dulu pernah diminta untuk menemaniku perawatan kulit? Duh kalian benar - benar teman terrrrrbaik!




Awal Mula Jerawatan dan Mengenal Skincare!

Masalah terburukku tentang kulit terutama wajah berawal pada tahun 2006! Saat itu saya baru saja mendaftarkan diri ke Sekolah Menengah Atas (SMA). Seminggu OSPEK berjalan dengan baik, namun setiap harinya berkegiatan di luar ruangan. Ya namanya OSPEK pasti ga ada enaknya, disuruh berbaris, gerak jalan, upacara, membersihkan sekolah, dan lain - lain. Dimana aktifitas ini membuat tubuh berkeringat lebih banyak dari biasanya.

Dan di satu hari saat bangun pagi (saat sekolah sudah aktif seperti biasanya dimana untuk pertama kalinya bertemu kakak kelas yang lainnya), wajah saya kok terasa sakit dan ada benjolan di beberapa area wajah? Langsung melihat ke cermin, fixed ini JERAWAAAATTT!!!, "Mamaaaaaaaaaa", teriakku spontan saat itu. Rasanya mau pingsan. Sebelumnya sama sekali tidak pernah jerawatan. Bayangkan, ini adalah hari pertama masuk sekolah, bertemu kakak kelas lainnya, dan saya salah satu siswa baru yang ditugaskan untuk mengibarkan bendera! Mau meliburkan diri? GA BISA! Emang jerawat bisa sembuh dalam waktu satu hari? Dan saya merupakan tipikal yang selalu memaksakan diri untuk tetap masuk sekolah, meskipun sakit atau ada halangan lainnya, tetap  masuk sekolah. 😍😂

Terus selanjutnya bagaimana? Ya tetap masuk, meskipun wajah merah kayak tomat plus bonus benjolan sana - sini yang hampir memenuhi seluruh wajah. Spontan teman - teman yang pernah bertemu menjadi kaget. Dan semenjak hari itu saya resmi mendapat gelar "PEJABAT" yang artinya PErempuan JerAwat BATu. Astaghfirullah, dunia rasanya mau runtuh.

Hari - hari terus berjalan, jerawatpun tak kunjung sembuh, saya mengambil solusi untuk tutup kuping dan fokus belajar selama 3 tahun. Saat itu saya tidak mau merepotkan orang tua dengan biaya perawatan kulit yang mahal. Dengan uang jajan yang pas - pasan saya memilih rajin ke warnet sambil mengerjakan tugas, googling sana - sini untuk belajar tentang perawatan wajah yang berjerawat dengan menggunakan bahan alami yang mudah didapat (boro - boro beli skincare yah, wkwkwk) Namun hasilnya NIHIL.

Eh tetapiiii, jerawat - jerawatan gini banyak yang ngantri loh, hahha. Salah satunya si Biun (Abinya anak - anak). Meskipun jerawatan, prestasi tetap menjadi target no. 1 yah. Jadi bisa deh pilih - pilih cowo, #ehhhhhhhh. 😝. Kepincut sama Abinya anak - anak karena cowo terTEGAR, terSABAR, dan terROMANTIS. Sampai menciptakan lagu khusus loh buatku, haha. Insya Allah juga yang terBAIK untuk anak - anak. Aamiin.


Foto Jarak Jauh - 2009



Foto Jarak Dekat (Selfie) - 2010




Back to topic, akhirnya saya tamat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan langsung mendapatkan penawaran untuk bekerja di salah satu perusahan swasta yang sedang naik daun saat itu. Penawaran tersebut saya ambil, sambil bekerja saya pun lanjut kuliah. Alhamdulillah, masih ada sisa gaji untuk bisa melakukan perawatan kulit. Disinilah saya mengenal Skincare untuk pertama kalinya. Sayangnya, hingga beberapa bulan terakhir, saya belum menemukan yang pas. Dan berikut kisahnya ;

  1. Banyaknya Waktu Tebuang Sia - sia (Time Spent). Bayangkan, dari tahun 2009 (saat tamat SMA) saya sudah mengenal Skincare dan masih berlanjut hingga beberapa bulan terakhir. Andaikan ada perawatan mudah yah yang tidak membuang banyak waktu, apalagi sekarang sudah punya dua anak, huhuuu. Me Time saja jarang - jarang. 😫
  2. Trial & Error. Dari tahun 2009 saya sudah mencoba perawatan kulit di beberapa klinik kecantikan. Pindah sana sini dengan berbagai treatment, hasilnya tetap NIHIL. Wajah berminyak, pakai produk A tapi kok kulit jadi kering banget. Lalu jerawat malah tambah banyak, OH NO 😭
  3. Biaya yang Keluar Tidak Sedikit! Ga bisa diutarakan deh kalau soal ini. Andaikan pada waktu pertama kali kenal Skincare sudah rajin mengumpulkan struk, rasanya sedihhhhhhh. Uang yang keluar tidak sedikit, namun hasilnya tetap NIHIL. Tak jarang selalu merasa bersalah dan berfikiran, "Andaikan uangnya dikumpul lalu dialihkan ke yang lain. Mungkin bisa buat beli ini itu, liburan kesana kemari, dan masih banyak yang bisa dilakukan dari uang yang sudah dihabiskan selama bertahun - tahun namun tak berbekas." 😭

Polusi Memperburuk Masalah Kulit

Hmmmm, selama ini jerawat akan menjadi lebih banyak kalau saya sering beraktifitas di luar rumah. Kulit merupakan bagian organ tubuh yang paling luar yang bekerja selama 24/7 dan yang paling rentan pula terpapar oleh faktor eksternal seperti matahari dan polusi. Ditambah lagi sekarang profesiku sebagai seorang freelancer, berbeda dengan yang dulu selalu di dalam ruangan. Polusi, paparan sinar matahari, kondisi cuaca yang tidak menentu merupakan ujian terbesar saat ini. Ini lah yang membuat kondisi kulitku berubah - ubah. Ga bisa dihindari juga sih, karena ga selamanya bisa naik mobil, keseringan naik ojek online karena lebih cepat sampai. Merasa bersalah? Pasti!!!! "Ada ga sih alat ajaib yang bisa memahami kulitku setiap saat?" celetuk dalam hati.




Akhirnya Mengenal Tes DNA

dr. Leslie Baumann (seorang peneliti dan ahli kecantikan di Amerika) menyampaikan, "Jenis kulit sesungguhnya dibagi berdasarkan 4 kategori dasar, yaitu : Level Sebum, Sensitifitas, Pigmentasi, dan Elastisitas. Dari 4 kategori dasar inilah, kita akan mendapatkan 16 jenis kondisi kulit yang berbeda." Jika kita sudah mengenali kulit kita, maka dengan mudah kita menyiapkan apa yang dibutuhkan kulit, sehingga hasilnya maksimal.

Pada akhirnya saya mengenal Tes DNA, yang rasanya ini sangat masuk di akal. Wajah bukan tempat uji coba ya Momsis, karena ini merupakan investasi yang diberikan Allah kepada kita. Merawatnya merupakan sebuah bentuk tanggung jawab dari apa yang sudah dianugerahkanNya.

Dan senangnya lagi, Tes DNA ini sudah bisa dilakukan di rumah loh tanpa harus datang ke laboratorium. Test ini tetap mendapatkan hasil yang akurat untuk mengetahui karakter genetik kulit kita. Hasil Tes DNA bisa mengungkapkan potensi, risiko dan kebutuhan unik setiap pribadi yang berkaitan dengan banyak hal seperti : suplemen, nutrisi hingga perawatan kulit yang sesuai, hingga banyak hal lainnya. Jadi kita ga akan salah jalan jikalau kulit sedang bermasalah. Karena salah satu manfaat dari pengecekan DNA adalah menjawab kebutuhan spesifik dan kondisi kulit kita yang sebenarnya.

Pengecekan DNA kulit bisa memberikan informasi yang akurat mengenai kualitas kolagen, elastisitas kulit, pigmentasi kulit, dan sebagainya. Nah ternyata, Tes DNA ini sudah umum lho dilakukan di negara - negara maju untuk mengenal jenis kulit mereka dan solusi perawatannya. 

Hasil Survey JakPat.net Mengenai Tes DNA

Just for your information Momsis, Mengenai Tes DNA ini JakPat.net juga sudah melakukan survey pada tanggal 5-10 July 2019 lalu dengan 537 responden. Hasilnya adalah ;

  1. Dalam konteks penggunaan produk perawatan wajah, hanya 15% responden yang mengatakan bahwa kinerja produk yang mereka gunakan, sesuai dengan harapan. Sisanya mengatakan bahwa mereka masih menderita masalah yang mengganggu seperti jerawat, iritasi, kulit kering, kulit berminyak, dan lainnya. 30% Responden juga merasa belum puas dengan kondisi kulit mereka saat ini, kendati telah menggunakan berbagai macam produk perawatan. Hasil riset lainnya menunjukkan bahwa para responden sudah selektif dalam mencoba produk perawatan kulit, untuk mencegah terjadinya masalah kulit dan menghindari terbuangnya uang dan waktu dengan sia-sia. 
  2. Dalam konteks menemukan produk perawatan yang tepat, 50% responden setuju untuk memeriksakan kondisi kulit mereka dan secara umum memilih untuk pergi ke dokter kulit atau dermatolog. 
  3. Dalam konteks skin DNA treatment, kecenderungan responden untuk percaya akan hasil tes DNA kulit, mencapai 85%. Selain itu persentase minat responden untuk mencoba perawatan kulit dengan teknologi tinggi (hi-tech) mencapai 90%.

Seperti yang telah saya sebutkan di atas, teknologi tes DNA secara global telah memberikan manfaat bagi individu yang ingin memahami kondisi kulit mereka dengan mudah. Teknologi Tes DNA bisa menjadi solusi terbaik karena Tes DNA dapat menjelaskan kondisi dan kebutuhan spesifik kulit konsumen yang sesuai dengan hasil Tes DNA tersebut.


Informasi jelas mengenai Tes DNA ini bisa ditemukan di



Setelah Punya Dua Anak - 2019
Ada bekas jerawat lama, mulai muncul flek hitam dan terkadang masih muncul jerawat.

Rabu, 31 Juli 2019

Bahaya Virus Flu dan Kenapa Harus Vaksin

Assalamu'alaikum, Moms..

Wahhh siapa nih yang baru saja mendaftarkan si Kecil masuk sekolah di tahun ajaran baru ini? Duhhh seru sekali ya Moms, di Instagram saya lihat berseliweran foto - foto si Kecil dengan sekolah barunya, seragam barunya, hingga ada beberapa Moms yang meng-upload bekal sekolah anaknya. Haha, saya gemas sendiri. 😍

Penularan Flu di Tempat Bermain Anak

Nah, ngomong - ngomong, apa sih yang menjadi alasan Moms memilih sekolah tersebut untuk si Kecil? Boleh donk sharing di komen yah 😍. Saat ini Kifta sebenarnya memang belum saya daftarkan ke sekolah formal manapun, karena rencananya akan Home Schooling di usianya saat ini. Pernah sempat sekolah di sekolah formal, namun Kifta tidak tertarik, akhirnya saya memilih Kifta belajer di rumah. Sebagai aktifitas tambahan, saya mengikutsertakan Kifta ke kegiatan - kegiatan Kids Playdate untuk belajar bersosialisasi. Namun, saat ini Kifta ketularan Flu nih dari teman - teman mainnya 😢. Dilema yaaa, ga mungkin juga anak dikurung terus di rumah. Ternyata saya tidak sendirian, saat bertemu Moms lainnya di sebuah acara, keluhannya juga sama. Setelah anaknya masuk sekolah, lebih sering terkena Flu.




Apa Itu Virus Influenza dan Apa Bahayanya?

Influenza atau Flu adalah penyakit pernafasan menular yang disebabkan oleh Virus Influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paru - paru. Penyakit ini selalu kita anggap ringan, namun ternyata beresiko tinggi bagi anak - anak. Terutama untuk anak - anak di bawah 5 tahun, sangat beresiko tertular Flu dan terkena komplikas, seperti sinus hingga infeksi paru - paru seperti pneumonia dan bronchitis. Dimana sistem kekebalan tubuh bagi anak yang belum terbentuk sempurna.

Ohya, orang yang terkontaminasi Virus Influenza, dapat menularkan virus tersebut kepada orang lain 1 hari sebelum terkena flu hingga 5 - 6 hari setelahnya. Virus Flu ini dapat menyebar dari percikan ludah (bersin), kontak fisik, dan dengan menyentuh benda yang sudah terkontaminasi Virus Flu.

Virus Influenza / Flu dapat bertahan hingga 48 Jam!


Ciri - ciri si Kecil terkena Virus Flu ;
  • Demam mencapai suhu 39,4⁰C - 40,5⁰C
  • Nyeri dibadan
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk yang semakin parah
  • Merasa kelelahan
  • Pilek dan hidung mampet

Kalau sudah seperti ini rasanya sedih sekali ya Moms, melihat anak tidak bisa beraktifitas seperti biasanya. Tidak bisa bermain dan belajar. Malah si Kifta biasanya rewel seharian, kalau sudah begini saya pun tidak bisa berajtifitas yang lainnya, rumah jadi kayak kapal pecahhhhhhh.  😭


Anak sehat, ibu bahagia


Anak sehat, proses belajar mengajarpun jadi lebih nyaman.


Lindungi Anak dari Virus Influenza

Merinding ya Moms setelah membaca bahaya dari virus ini. Saya pun sebelumnya juga termasuk Mama yang cuek terhadap virus ini. Selalu berfikiran bahwa virus ini adalah masalah kecil. Namun setelah datang ke acara Blogger Gathering The Urban Mama bersama Kenapa Harus Vaksin, membuat saya lebih paham mengenai virus ini. Pulangnya membawa bekal yang sangat banyak, bukan hanya membawa ilmu saja, tetapi membawa jajanan SD yang superrrr ngangenin 😆. Acara ini diadakan di Kembang Kencur Cafe, Jakarta Selatan.




Selain venue dan jajanan yang oke pembicaranya juga oke, ada dr. Attila Dewantidi Sp.A sebagai narasumber dan Maya Septha seorang Mom Celebrity yang juga peka terhadap Vaksin Flu. Kali ini topiknya sangat pas yaitu "Back to School #KenapaHarusVaksin" 




Di acara kemarin, seluruh Mom Blogger diberi wejangan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Bagaimana caranya membentengi diri dari Virus Flu yang bandel ini?
  1. Yang paling pertama, yang dapat mencegah virus ini adalah dengan vaksinasi yang harus dilakukan di setiap tahunnya. Vaksin Flu sudah dapat diberikan kepada anak >6 bulan.
  2. Jauhkan anak dari kontak langsung dengan orang yang terkena Flu.
  3. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
  4. Rajin mencuci tangan dengan sabundan air hangat.
  5. Membersihkan tangan menggunakan cairan antiseptik yang mengandung Alkohol.

Setelah pulang dari acara ini saya semakin sadar akan pentingnya #KenapaHarusVaksin dan berniat untuk membawa Duo K vaksin di rumah sakit terdekat.


Postingan Populer